Jumat, 30 Desember 2016

Nabi Muhammad Diutus Untuk Menyempurnakan Akhlak



Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Bulan Rabiul Awal lebih dari 14 abad yang lalu, Allah menurunkanseorang hamba istimewa-Nya ke dunia. Dia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Yang mengemban misi penting untuk membentuk akhlak umat manusia mulia dan sempurna sebagaimana yang Allah kehendaki. Allah mengutus Nabi Muhammad dengan maksud menciptakan umat manusia sebagai khalifah bumi dalam rangka ikhlas beribadah kepada-Nya. Manusia adalah makhluk Allah yang memiliki hawa nafsu. Hawa nafsu inilah yang mendorong manusia untuk selalu dinamis berubah ke segala arah. Kecenderungan hawa nafsu yang tak terkontrol sehingga banyak melahirkan perbuatan-perbuatan maksiat dan kerusakan di muka bumi telah lama dikhawatirkan oleh para malaikat ketika Allah mengutarakan maksudnya kepada para malaikat bahwa Allah akan menciptakan manusia sebagai khalifah di muka bumi.



Artinya :
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”. Mereka berkata: “Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?’. Tuhan berfirman: “Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”, (Q.S. Al Baqarah: 30)

Kekhawatiran malaikat telah terbukti, betapa kita saksikan banyak manusia saling bunuh-membunuh, maksiat merajalela bahkan tanpa malu-malu, berjudi, mabuk-mabukan, berzina, merampas hak orang lain. Semua itu dilakukan  terus-menerus bahkan sampai saat ini. Kerusakan akhlak terus terjadi. Salah satu tujuan diutusnya Nabi Muhammad adalah terciptanya ketentraman, kebahagian dan kesejahteraan hidup seluruh makhluk di seluruh dunia hingga akhir zaman.

Diutusnya Nabi Muhammad untuk menyempurnakan akhlak antara lain.
1.      Menegakkan kalimat tauhid (Laa ilaaha illallaah).
2.      Menyeru kepada manusia untuk menyembah hanya kepada Allah.
3.      Membawa Rahmat.
4.      Memberikan petunjuk ke jalan yang benar.
Sebagaimana yang telah ada dalam firman-Nya.
 



Artinya : Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya. “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan aku”. (Q.S. Al Anbya: 25)




Artinya : Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (Q.S. Al Anbya: 107)





Tidak bisa dipungkiri bahwa Nabi Muhammad adalah orang yang paling sukses membawa manusia yang dulunya jahiliyah, buta huruf, buta prilaku, buta segalanya, menjadi manusia utama, berakhlak mulia, menuju zaman yang terang benderang.
Beberapa sifat Nabi Muhammad SAW antara lain.
1.      Siddiq : Benar dalam perkataan dan perbuatan.
2.      Amanah : Dapat dipercaya.
3.      Fatanah : Cerdas, pandai atau pintar.
4.      Tablig : Menyampaikan wahyu atau risalah dari Allah kepada orang lain.
Rasulullah adalah teladan yang baik, setiap orang yang ingin melakukan perbuatan, hendaklah mencontoh Rasulullah SAW.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar