Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Bulan Rabiul Awal lebih dari 14 abad
yang lalu, Allah menurunkanseorang hamba istimewa-Nya ke dunia. Dia adalah
Muhammad Rasulullah SAW. Yang mengemban misi penting untuk membentuk akhlak
umat manusia mulia dan sempurna sebagaimana yang Allah kehendaki. Allah
mengutus Nabi Muhammad dengan maksud menciptakan umat manusia sebagai khalifah
bumi dalam rangka ikhlas beribadah kepada-Nya. Manusia adalah makhluk Allah
yang memiliki hawa nafsu. Hawa nafsu inilah yang mendorong manusia untuk selalu
dinamis berubah ke segala arah. Kecenderungan hawa nafsu yang tak terkontrol
sehingga banyak melahirkan perbuatan-perbuatan maksiat dan kerusakan di muka
bumi telah lama dikhawatirkan oleh para malaikat ketika Allah mengutarakan
maksudnya kepada para malaikat bahwa Allah akan menciptakan manusia sebagai
khalifah di muka bumi.
Artinya :
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman
kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di
bumi”. Mereka berkata: “Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu
orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami
senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?’. Tuhan
berfirman: “Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”, (Q.S. Al
Baqarah: 30)
Kekhawatiran malaikat telah
terbukti, betapa kita saksikan banyak manusia saling bunuh-membunuh, maksiat
merajalela bahkan tanpa malu-malu, berjudi, mabuk-mabukan, berzina, merampas
hak orang lain. Semua itu dilakukan
terus-menerus bahkan sampai saat ini. Kerusakan akhlak terus terjadi.
Salah satu tujuan diutusnya Nabi Muhammad adalah terciptanya ketentraman,
kebahagian dan kesejahteraan hidup seluruh makhluk di seluruh dunia hingga
akhir zaman.
Diutusnya Nabi Muhammad untuk
menyempurnakan akhlak antara lain.
1.
Menegakkan
kalimat tauhid (Laa ilaaha illallaah).
2.
Menyeru
kepada manusia untuk menyembah hanya kepada Allah.
3.
Membawa
Rahmat.
4.
Memberikan
petunjuk ke jalan yang benar.
Sebagaimana yang telah ada dalam
firman-Nya.
Artinya
: Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan
kepadanya. “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah
olehmu sekalian akan aku”. (Q.S. Al Anbya: 25)
Artinya : Dan tiadalah Kami mengutus
kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (Q.S. Al Anbya: 107)
Tidak bisa dipungkiri bahwa Nabi
Muhammad adalah orang yang paling sukses membawa manusia yang dulunya
jahiliyah, buta huruf, buta prilaku, buta segalanya, menjadi manusia utama,
berakhlak mulia, menuju zaman yang terang benderang.
Beberapa sifat Nabi Muhammad SAW
antara lain.
1.
Siddiq
: Benar dalam perkataan dan perbuatan.
2.
Amanah
: Dapat dipercaya.
3.
Fatanah
: Cerdas, pandai atau pintar.
4.
Tablig
: Menyampaikan wahyu atau risalah dari Allah kepada orang lain.
Rasulullah
adalah teladan yang baik, setiap orang yang ingin melakukan perbuatan,
hendaklah mencontoh Rasulullah SAW.Wassalamu'alaikum Wr. Wb.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar